
PADANG – Peringatan Hari Bakti TNI AU ( Angkatan Udara) ke-79 di Sumatera Barat diisi dengan kegiatan sosial. Agendanya mencakup layanan kesehatan gratis, bakti sosial, hingga renovasi fasilitas umum. Semuanya diarahkan langsung untuk kepentingan masyarakat.
Kegiatan ini dipusatkan di Lanud Sutan Sjahrir, Tabing, Padang. Selain sebagai bentuk pengabdian TNI AU, acara ini juga memperkuat kolaborasi lintas instansi.
Sejumlah pejabat penting turut hadir. Di antaranya Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy. Kegiatan itu sendiri dipimpin Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Wakasau), Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Hadir pula jajaran Forkopimda, pejabat TNI AU, serta pimpinan instansi di Sumbar.
Bakti Sosial Senilai Rp1,97 Miliar
Rangkaian acara diawali penyambutan Wakasau di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Setelah itu, rombongan menuju Lanud Sutan Sjahrir.
Di lokasi, Wakasau meninjau langsung sejumlah agenda. Mulai dari bakti kesehatan, penyaluran bantuan sosial, hingga renovasi fasilitas umum.
Ia pun meresmikan beberapa program sekaligus. Selain layanan kesehatan gratis, ada penyaluran 2.500 paket sembako. Tak hanya itu, renovasi fasilitas umum senilai Rp1,97 miliar juga digelontorkan untuk warga Sumbar.
Hari Bakti TNI AU Hadir di Tengah Masyarakat
Dalam arahannya, Tedi Rizalihadi menegaskan makna kegiatan ini. Menurutnya, bakti sosial tersebut menjadi bukti nyata bahwa TNI AU selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat.
Ia juga mengapresiasi kerja sama yang erat dengan Pemprov Sumbar. Salah satu contohnya adalah kecepatan evakuasi korban banjir menggunakan helikopter TNI AU.
Selain itu, Wakasau menyampaikan ajakan khusus. Ia mengajak putra-putri terbaik Sumbar bergabung menjadi prajurit TNI AU. Ajakan itu penting untuk mengimbangi modernisasi alutsista, seperti pesawat, radar, dan rudal baru.
Sinergi TNI, Polri, dan Pemerintah
Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi. Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, menjelaskan makna kehadiran Kapolda. Menurutnya, hal itu merupakan bentuk dukungan terhadap sinergi TNI, Polri, dan pemerintah daerah.
“Kolaborasi lintas instansi menjadi modal penting untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif di Sumatera Barat,” kata Susmelawati.
Sejarah Hari Bakti TNI AU
Sebagai informasi, Hari Bakti TNI Angkatan Udara diperingati setiap 29 Juli. Peringatan ini untuk mengenang gugurnya tiga perintis TNI AU dalam misi kemanusiaan pada 1947.
Dalam beberapa tahun terakhir, peringatannya lebih banyak diisi kegiatan sosial. Beberapa di antaranya pelayanan kesehatan, donor darah, hingga bantuan bagi masyarakat.
Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan makin solid demi pelayanan publik dan stabilitas keamanan di Sumbar.