
PADANG , Jamkesnews – Punya jaminan kesehatan bisa membuat hidup lebih tenang. Hal itu dirasakan langsung oleh Reka Tipta Yulia (26). Berkat Program JKN, ia bisa menjalani persalinan dengan JKN tanpa dibayangi kekhawatiran biaya.
Reka merupakan warga Kampung Batu Dalam, Kabupaten Solok. Saat ditemui, ia tengah menjalani perawatan persalinan anak pertamanya di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Ananda Kota Solok, Rabu (24/6).
Persalinan dengan JKN, Bisa Fokus Tanpa Beban Biaya
Sebagai peserta JKN kelas 3, Reka mengaku sangat bersyukur. Menjelang kelahiran anak pertamanya, ia dan keluarga sempat memikirkan besarnya biaya persalinan. Namun, kekhawatiran itu sirna berkat kepesertaannya di Program JKN. Kini, ia bisa menjalani persalinan dengan JKN secara lebih tenang.
“Saya sangat bersyukur menjadi peserta JKN. Menjelang persalinan anak pertama, tentu saya dan keluarga sempat memikirkan biaya yang harus disiapkan. Alhamdulillah, dengan adanya Program JKN saya bisa lebih tenang menjalani persalinan tanpa harus takut memikirkan biaya rumah sakit. Saya bisa fokus menjaga kesehatan diri sendiri dan bayi yang akan lahir,” ujar Reka.
Pelayanan Ramah dan Setara
Selain soal biaya, Reka juga memuji pelayanan yang ia terima. Menurutnya, seluruh proses berjalan lancar sejak awal. Mulai dari pendaftaran, pemeriksaan, hingga perawatan, semuanya dilakukan dengan cepat dan ramah.
Yang tak kalah penting, ia merasa tidak dibeda-bedakan. Semua pasien mendapat perlakuan yang sama.
“Pelayanannya sangat baik. Dokter, bidan, dan perawat semuanya ramah, sabar, serta selalu memberikan penjelasan mengenai kondisi saya dan calon bayi. Saya juga tidak pernah merasa dibedakan karena menggunakan BPJS Kesehatan. Semua pasien mendapatkan pelayanan yang sama. Pengalaman ini membuat saya semakin yakin bahwa Program JKN benar-benar hadir untuk membantu masyarakat,” tambahnya.
Dari pengalaman itu, Reka pun menyampaikan harapannya. Ia ingin Program JKN terus dipertahankan dan makin berkembang. Sebab, menurutnya, biaya pelayanan kesehatan — apalagi persalinan — tidaklah sedikit.
“Saya berharap Program JKN terus ada dan pelayanannya semakin baik. Saya juga mengajak masyarakat yang belum menjadi peserta JKN agar segera mendaftar sebelum membutuhkan pelayanan kesehatan. Ketika sakit atau akan melahirkan seperti saya, kita bisa lebih tenang karena sudah memiliki jaminan kesehatan,” ungkap Reka.
Komitmen BPJS Kesehatan
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok, Neri Eka Putri, menyambut baik testimoni tersebut. Ia menegaskan BPJS Kesehatan terus berkomitmen memberi perlindungan menyeluruh lewat Program JKN. Salah satu manfaat yang banyak dirasakan adalah pelayanan persalinan sesuai indikasi medis dan prosedur yang berlaku.
Neri juga mengapresiasi fasilitas kesehatan yang memberi pelayanan setara bagi peserta JKN. Menurutnya, sinergi antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan menjadi kunci. Sinergi itu menghadirkan layanan yang mudah diakses, berkualitas, dan sesuai kebutuhan peserta.
“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya menjadi peserta JKN sejak masih sehat. Dengan kepesertaan yang aktif, masyarakat akan memiliki perlindungan kesehatan yang berkesinambungan dan dapat memperoleh layanan kesehatan secara optimal ketika membutuhkan. Program JKN merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh penduduk Indonesia,” tutup Neri.